keyakinan berdasarkan pemahaman

"apakah kita semua.. bener2 tulus menyembah padanya..
atau mungkin kita hanya.. takut pada neraka dan inginkan surga..
jika surga dan neraka tak pernah ada.. masihkah kau bersujud kepadanya"
>> dikutip dari lagu "jika surga dan neraka tak pernah ada"
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

kita kesampingkan terlebih dahulu mengenai masalah plagiatisme yang
dilakukan ahmad dhani .. (bandingkan lagu "tears never dry" / stephen
simmonds ).. bukan
berarti pula dukungan diberikan buat plagiatisme. melainkan topik yang
akan dibahas lebih pada liriknya sebagai arti sesungguhnya tanpa
melihat siapa pengarangnya..
lagu ini sudah lama beredar dan topik yang sama mungkin telah banyak
dibahas oleh banyak orang.. tapi mendengarkan lagu ini kembali
menggelitik rasa untuk memberikan opini pribadi..

tiap-tiap individu layaknya memiliki keyakinan masing-masing baik
berupa keyakinan akan seorang juru slamat dengan nama yang berbeda-beda
atau bahkan keyakinan akan ketiadaan yang maha kuasa itu sendiri..
keyakinan tentang adanya surga atau neraka atau karma atau
bentuk-bentuk lainnya.. keyakinan yang sifatnya sangat pribadi..
apapun bentuk keyakinan itu pernahkah sesekali ditilik dasar dari
keyakinan tersebut ? keyakinan yang membabi buta kah, yang tanpa dasar
dan tak punya argumen ? keyakinan atas dasar ketakutan kah ? atau
mungkin keyakinan yang mengharapkan imbalan ?
keyakinan yang tanpa dasar biasanya muncul akibat tindakan ‘cuci-otak’.
dimana pemerintah / lingkungan / keluarga sangat berperan membentuk
keyakinan ini.. seperti sewaktu penulis berada di bangku sekolah,
setiap saat dicokoki dengan pancasila.. atau bila berada di sekolah
yang berafiliasi dengan agama tertentu maka suka tidak suka pada
pelajaran agama maka semua doktrin-doktrin agama tersebut akan
disumpalkan..
keyakinan berdasarkan rasa takut.. pelakunya mayoritas adalah justru
guru-guru agama.. guru-guru agama biasanya menggunakan neraka / dosa
sebagai kata kunci.. semua tindakan yang tidak seharusnya dilakukan
selalu diberi imbuhan "masuk neraka" atau "bertambah dosanya".. yang
lebih ‘keren’ sekarang merambah dunia pertelevisian, sinetron yang
berkedok ‘agama’ tapi isinya cuma mistis.. seorang yang berbuat ‘jahat’
lalu tubuhnya dipenuhi belatung, atau mungkin jenazahnya mengalami
ke’aneh’an2..
untuk keyakinan dengan iming2, semakin menunjukkan betapa
berpengaruhnya kapitalis dalam pikiran mayoritas masyarakat.. di dalam
dunia kapitalis, semua tindakan mengharapkan imbalan.. begitu pula
dengan keyakinan.. dimana keyakinan memiliki nilainya juga.. seseorang
berbuat baik karena berharap akan ‘pahala’.. yang pada akhirnya
berbuntut pada surga (apapun itu)..
yang sulit adalah keyakinan berdasarkan pemahaman.. keyakinan tersebut
akan diobrak/ik, diterpa berbagai argumentasi.. pencarian pemahaman ini
dapat mengakibatkan hancurnya keyakinan kini dan munculnya keyakinan
yang lain atau malah memperkokoh keyakinan kini.. dan semakin lama
diolah oleh waktu semakin matang pula keyakinan itu.. apapun bentuk
keyakinan itu..

berikut ini adalah bentuk pembenaran dari tulisan ini.. sebagai bahan pertimbangan bukan suatu bentuk kebenaran..
"pemahaman akan mendatangkan keyakinan dimana pemahaman menjadi inti dari pencarian akan keyakinan dan bukan keyakinan yang mencari berbagai dasar untuk mendukung keyakinan itu sendiri"
………………………………………………………………………………………………….

Leave a Reply